Grebeg Sudiro 2012

SOLO–Event tahunan Grebeg Sudiro 2012 siap digelar di kawasan Pasar Gede Solo, Minggu (15/1/2012) besok. Sekitar 2.000 peserta bakal berpartisipasi dalam festival yang dihelat dalam rangka memeringati Tahun Baru Imlek di Kota Solo tersebut. Mereka akan mengusung berbagai potensi yang ada di wilayah Kelurahan Sudiroprajan dan sekitarnya.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2012, Yunanto Nugroho saat ditemui di Kantor Kelurahan Sudiroprajan, Jebres, mengemukakan hingga Sabtu (14/1/2012) siang, persiapan perhelatan tersebut telah mencapai 90 persen. Dimulai dari pemasangan lampion di seluruh kawasan Pecinan dan Pasar Gede beberapa waktu lalu, pendirian panggung di pertigaan Tugu Jam Pasar Gede, hingga gunungan kue keranjang yang akan dikirab sebagai bagian dari acara Grebeg Sudiro 2012 tersebut.

“Yang kami buat beda dibandingkan dengan penyelenggaraan Grebeg Sudiro tahun lalu salah satunya dari kostum peserta. Selain itu, kegiatan ini juga akan dimeriahkan dengan keikutsertaan warga dan kalangan pedagang Pasar Gede, termasuk Paguyuban Pambiwara yang pada saat kirab, rencananya akan turut serta dengan mengusung Codang Loro Blonyo,” beber Yunanto.

Ditambahkannya, kirab akan diikuti sekitar 1.770 orang dari 44 kelompok, termasuk di antaranya kelompok kesenian, kelompok usaha bersama (Kube) dan sebagainya. Dengan digelarnya acara tersebut, lanjut Yunanto diharapkan dapat menjadi simbol adanya pembauran antara dua etnis yang berbeda yang tinggal di lingkungan Sudiroprajan.

“Tidak hanya dari wilayah Kelurahan Sudiroprajan, kami juga mengajak warga dari kelurahan di sekitar Sudiroprajan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, antara lain dari Kelurahan Jagalan, Kelurahan Kadipiro dan Kelurahan Mojosongo, termasuk 12 kelompok dari 44 kelompok yang akan ikut kirab itu, berasal dari luar Solo,” imbuhnya.

(JIBI/SOLOPOS/Septhia Ryanthie)

Wakil Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo pun turut datang dan memberikan sambutan pada acara ini. Senada dengan Yunanto, ia berharap Grebeg Sudiro bisa menjadi alat pemersatu bangsa. Dalam sambutannya, ia juga mengucapkan rasa syukur karena baik jumlah peserta maupun penonton terus bertambah. Grebeg Sudiro Grebeg Sudiro 2012: Simbol Eratnya Toleransi Warga Solo 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: